PEMANFAATAN SITUS GUA SEBAGAI STRATEGI ADAPTASI MANUSIA PRASEJARAN DI MAROS, SULAWESI SELATAN

nfn Hasanuddin

Abstract


Wilayah Maros memiliki bukti peninggalan kehidupan masa lalu. Peninggalan tersebut menjasi suatu indikasi bahwa gua-gua daerah Maros umumnya pernah dihuni oleh manusia pendukung khususnya masa berburu tingkat lanjut. Melihat situasi ini, mereka memanfaatkan sumberdaya alam yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan strategi adaptasi manusia prasejarah di Maros. Metode digunakan berupa pengumpulan data pustaka yang mencoba menerapkan konsep antropologi dalam menginterpretasi data arkeologi. Hasil yang diperoleh bahwa gua sebagai hunian memberikan tempat yang nyaman dan perlindungan diri terhadap perubahan iklim. Manusia prasejarah juga mengembangkan kearifan tersendiri dalam menghadapi alam. Tindakan manusia yang memilih tempat hunian, disadari atau tidak telah mengubah ekosistem gua menjadi  ekosistem buatan, perubahan ini disebabkan oleh kegiatan manusia itu sendiri.


Keywords


Maros, Hunian, Adaptasi dan Pemanfaatan

Full Text:

PDF

References


Eriawati, Yusmaini. 1996. "Adaptasi Manusia Penghuni Kompleks Gua Maros terhadap Lingkungan pada Masa Prasejarah di Masa Sulawesi Selatan dalam PIA VII, buku 3, hal. 99-117. Jakarta : Puslit A.rkenas.

Hardesty, DL. 1980. “The Use of Genaral Ecological Principles in Archaeology”, Schiffer, Michael B., (ed.). Advances in Archaeological Methodd and Theory, vol. 3. New York: Academic Press.

Drajat, Heriyanti Untoro, 1989. “Aspek Ekologi dalam Penelitian Arkeologi” Pertemuan Ilmiah Arkeologi IV, buku IV. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.

Kosasih, E.A. 1989. "Sumbangan Data Seni Lukis Bagi Perkembangan Arkeologi di Kawasan Asia Tenggarn (Suatu Studi Analisis Persebaran)", Pertemuan Ilminh Arkeologi V, buku IV. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.

Moran, E.F. 1979. Human Adaptabiliti : An Introduction to arkeological Anthropology. North Scituate: Duxbury.

Mundardjito, 1993. Pertimbangan Ekologi dalam Penempatan Situs-situs Masa Hindu-Budhn di Daerah Yogyakarta : Kajian Arkeologi-Ruang Semi Makro. (disertasi). Jakatta: Universitas Indonesia.

Ramelan, Wiwin Djuwita, 1989. "Beberapa Pendekatan Konseptual Antropologi Ekologi : Kemungkinan Penerapannya dalam Penelitian Arkeologi Ekologi", Pertemuan Ilmiah Arkeologi V, buku III. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.

Soejono, R.P. (ed.), 1984. Sejarah Nasional Indonein Jilid I. Jakarta: Balai Pustaka.

Soekardi, Kresno Yulianto, 1989. "Strategi Adaptasi Pemukiman Pantai Timur Sumatera Uta.ra (Sebuah Kasus pada Situs Saentis)", Pertemuuan Ilmiah Arkeologi V, buku III. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.




DOI: http://dx.doi.org/10.24832/wln.v5i2.152
Article Metrics

Abstract views: 81 | PDF views: 59 | Total views: 140

Refbacks

  • There are currently no refbacks.
';



Copyright (c) 2017 JURNAL WALENNAE

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.


WALENNAE INDEXED OLEH:

                                    


Hak cipta dan desain oleh WalennaE © 2017 (e-ISSN 2580-121X  ;  p-ISSN 1411-0571 ). Didukung oleh OJS

            

 Karya ini dilisensikan dengan Lisensi Internasional 4.0 Atribusi Creative Commons-NonCommercial-ShareAlike 4.0 .