ARKEOLOGI DAN INDIKASI RITUAL DI GANTARANG LALANG BATA SELAYAR PROPINSI SULAWESI SELATAN

nfn Muhaeminah

Abstract


Kitab Negarakertagama menyebutkan nama-nama toponim kerajaan di Sulawesi Selatan sudah ada sebelum tahun 1365 Masehi, termasuk Selayar. Selayar merupakan daerah yang kaya akan tinggalan arkeologisnya, khususnya di daerah Gantarang Lalang Bata. Melihat tinggalan budaya tersebut maka perlu dilakukan penelitian arkeologi yang sistematis dengan tujuan untuk mengungkapkan kronologi dari situs dan eksistensi tinggalan arkeologisnya. Metode yang digunakan berupa pengumpulan data pustaka dan lapangan kemudian dianalisis untuk memberikan interpretasi data. Hasil yang diperoleh bahwa Gantarang Lalang Bata membuktikan sebagai situs kota tua. Daerah ini juga bermukim para pendatang yang menyebarkan agama Islam tetapi beberapa tradisi pra-Islam masih dilakukan masyarakat setempat.


Keywords


Toponim, Pemukiman, Tradisi, dan Selayar

Full Text:

PDF

References


Ambary, Hasan Muarif, 1986. "Unsur Tradisi Pra-Islam pada Sistem Pemakaman Islam di indonesia", PIA. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.

Engelhard, H.E.D, 1884. ''Medelingen over het Eiland Saleyer", BKI, 32. Gravenchage.

Hadimulyono, 1982. “Studi Kelayakan Tentang Nekara Perunggu Selayar, Sulawesi Selatan”. Ujung pandang: Proyek Pemugaran dan Pemeliharaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala.

Heersuik, Christian, 1995. A Cademseh Proekschrie (desertasi), The Green Gold of Selayar de urige University de Amsterdam.

Intan, M. Fadhlan S., 1996. ''Industri Gerabah di Kolo-Kolo, Selayar", Kebudayann, no. 12. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Jacobs, H. 1966. The First Locally Demonstrable Cristianity in Celebes 1544. Lisbon: Studia.

Koentjaraningrat, 1980. Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Jambatan.

Loir, Henri Chambert, 1985. "Dato' ri Bandang Lagends de I'islamitation de la Region de Selebes Sud", Archipel, 29, Paris.

Montana, Suwedi, 1988. "Pandangan Lain tentang Kepurbakalaan di Pulau Selayar" Berkala Arkeologi, no. 9. Yogyakarta: Balai Arkeologi.

Pigeaud, Th. G. Th., 1962. “Java in the 14 thn century IV”. The Hague.

Rahman, Darmawan Mas'ud, 1986. "Kuburan dan Upacara Toraja di Lihat dari Kajian Arkeologi dan Antropologi", PIA. IV, (ringkasan). Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional.

Wibisono, Sony Christianto, 1982. “Laporan Penelitian Arkeologi di Pulau Selayar”. Jakarta: Pusat Penelitian Arkeologi Nasional. (tidak terbit).

Zuhri,Saefuddin K.H., 1980. “Sejarah Kebangkitan Islam dan Perkembangannya di Indonesin, cet”. II. Bandung: Al Ma'rif.




DOI: http://dx.doi.org/10.24832/wln.v5i2.158
Article Metrics

Abstract views: 92 | PDF views: 88 | Total views: 180

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



WALENNAE INDEXED BY:

                            


Copyright and design by WalennaE © 2017 (e-ISSN 2580-121X ; p-ISSN 1411-0571). Powered by OJS

            

 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.