PERBANDINGAN PENGUBURAN KERANDA KAYU DI TANA TORAJA DENGAN KERANDA KAYU DI SABAH (BORNEO)-KALIMANTAN

Akin Duli, Stephen Chia Ming Soon, Muhammad Husni

Abstract


Asal-usul tentang budaya keranda kayu di kawasan Tana Toraja belum diketahui dengan pasti. Namun berdasarkan studi perbandingan dengan kawasan lainnya di Asia Tenggara seperti kawasan Sabah di Borneo-Kalimantan, dapat memberikan gambaran tentang adanya persamaan bentuk dan bahkan asal-usul dari keranda kayu Toraja. Dengan menggunakan metode deskripsi dan perbandingan tipologi, dapat diketahui adanya persamaan bentuk maupun tata letak, sehingga dapat diasumsikan bahwa keranda kayu di kedua kawasan tersebut, berasal dari satu asal-usul budaya yang sama, atau kemungkinan besar keranda kayu Toraja berasal dari kawasan Sabah (Borneo)-Kalimantan pada masa lampau.

 

The origins of culture in the wood coffins in Tana Toraja region is not known with certainty. However, based on comparative studies with other regions in Southeast Asia as the region of Sabah on Borneo-Kalimantan, can provide a snapshot of the similarities of form and even the origin of the wooden coffin Toraja. By using the method of description and comparison of typology, typology can be known the equation as well as the layout, so it can be assumed that the wooden coffin in both regions, derived from a single origin of the same culture, or is likely to Toraja wood coffin comes from the region Sabah (Borneo)-Kalimantan in the past.


Keywords


erong, kayu balak, keranda, perbandingan, sebaran (erong, wood timber, casket, comparison, distribution)

Full Text:

PDF

References


Belwood, Peter. (2000). Prasejarah Kepualauan Indo-Malaysia, (Edisi Revisi, Terjemahan). Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Bernadeta, AKW. (1998). "Wadah Kubur Erong di Tana Toraja, Tradisi Tekno-religi Megalitik", dalam WalennaE, No. 2, hlm. 25 - 34. Makassar: Balai Arkeologi Makassar.

Bernadeta, AKW. (2007). "Erong, Salah Satu Bentuk Wadah Kubur di Tana Toraja, Sulawesi Selatan", dalam Nandatira Widya, 1(2), hlm. 189-205.

Bernadeta, AKW. (2009). "Bentuk-Bentuk Wadah Penguburan dalam Sistem Kepercayaan Masyarakat Mamasa, Sulawesi Barat", dalam WalennaE, 11 (1), hlm. 17 - 32.

Bernadeta, AKW. (2010). "Sistem Penguburan di Gua dan Ceruk di Kolaka Utara, Sulawesi Tenggara", dalam WalennaE, 12 (2), him. 119-132.

Chia, Stephen. (2008). "Prehistoric Sites and Research in Semporna", dalam Bulletin of Society for East Asian Archaeology, Vol.2, him. 1-7.

Chia, Stephen, Molijol, Peter. (2010). "Kajian Keranda Kayu Balak di Kinabatangan, Sabah", dalam Jurnal Arkeologi Malaysia, Bilangan 23, him 54-69.

Chia, Stephen, Koon, Peter. (2003). "Recent Discovery of An Ancient Log Coffin in Semporna, Sabah", dalam Sabah Society Journal, Volume 20, him. 35-43.

Chia, Stephen. AkinDuli, (2010). "Erong, Keranda Bangsawan Toraja" dalam Jurnal Lensa Budaya, 5 (2).

Duli, Akin. (1999). "Bentuk-Bentuk Kubur dalam Sistem Penguburan Orang Toraja, Suatu Studi Etnoarkeologi", disenaraikan pada Kongres dan Pertemuan Ilmiah Arkeologi VIII, di Yogyakarta, 15-18 Februari 1999.

Duli, Akin. (2001). "Peninggalan Megalitik Pada Situs Sillanan di Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan, Suatu Rekonstruksi Masyarakat Megalitik Berdasarkan Studi Etnoarkeologi". Tesis. Jakarta: Universitas Indonesia.

Duli, Akin. (2010). "Peranan Keranda Erong Dalam Sistem Penguburan Masyarakat Toraja", disenaraikan dalam Seminar Internasional, dalam Rangka Dies Natalis Fakultas Sastra, Universitas Hasanuddin, tanggal 8-9 Desember 2010, di Makassar.

Duli, Akin dan Hasanuddin (ed). (2003). Toraja Dulu dan Kini. Makassar: Pustaka Refleksi.

Hartatik. (2004). "Penguburan Kedua Masyarakat Dayak Benuaq", dalam Jurnal Arkeologi Naditira Widya, 12, hlm. 43-55.

Hartatik. (2007). "Penguburan Masyarakat Dayak dan Toraja Dalam Perbandingan", dalam Jurnal Arkeologi Naditira Widya, 1(1), hlm. 61-77.

Mills, R.F. (1975). "Proto South Sulawesi and Proto Austronesian Phonology", Disertasi Ph.D., University of Nichigan, tidak terbit.

Sandarupa, Stanislaus. (2010). "Rahasia Penguburan Bayi Toraja ke Dalam Pohon". Makassar: Fakultas Sastra, Unhas.




DOI: http://dx.doi.org/10.24832/wln.v13i1.248
Article Metrics

Abstract views: 178 | PDF views: 89 | Total views: 267

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



WALENNAE INDEXED BY:

                            


Copyright and design by WalennaE © 2017 (e-ISSN 2580-121X ; p-ISSN 1411-0571). Powered by OJS

            

 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.