PERANAN SITUS LIANG DALAM SISTEM PEMUKIMAN MASYARAKAT TORAJA

Akin Duli

Abstract


Banyak tulisan ilmiah yang telah dilahirkan para ahli tentang pemukiman tradisional masyarakat Toraja, namun belum ada yang membahas tentang bagaimana peranan penguburan (Liang) dalam sistem pemukiman Toraja. Dalam tulisan ini akan diuraikan tentang Liang dan peranannya dalam sistem pemukiman masyarakat Toraja, sebab pada kenyataannya setiap Tongkonan mempunyai pasangan, yaitu Liang. Liang bagi masyarakat Toraja dianggap sebagai banua tang merambu, yang dipandang oleh masyarakat Toraja mempunyai nilai yang sama dengan Tongkonan, yaitu sebagai bahagian dari warisan dan pusaka mereka secara turun-temurun yang tidak ternilai harganya.

Many scientific papers have been written about the traditional of Toraja settlements, but no one has discussed about how the role of burial (Liang) in Toraja settlement system. This paper described on Liang and role in human settlement systems Toraja. In fact every Tongkonan have a partner that is Liang. Liang in Toraja communities regarded as banua tang merambu, which is considered by the Toraja people have the same value with Tongkonan, namely as a portion of their legacy and heritage for generations that is priceless.


Keywords


liang, tongkonan, rante, permukiman, aluk todolo (liang, tongkonan, rante, setlement, aluk todolo)

Full Text:

PDF

References


Buijs, Kees. (2009). Kuasa Berkat Dari Belantara dan Langit, Struktur dan Transformasi Agama Orang Toraja di Mamasa Sulawesi Barat. Makassar: Ininnawa.

Duli, Akin. (1999). "Bentuk-Bentuk Kubur dalam Sistem Penguburan Orang Toraja, Suatu Studi Etnoarkeologi". Disenaraikan pada Kongres dan Pertemuan Ilmiah Arkeologi VIII, di Yogyakarta, 15-18 Februari 1999. (2001). "Peninggalan Megalitik Pada Situs Sillanan di Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan. Suatu Rekonstruksi Masyarakat Megalitik Berdasarkan Studi Etnoarkeologi". Tesis. Jakarta: Universitas Indonesia.

Duli, Akin dan Hasanuddin (ed). (2003). Toraja Dulu dan Kini. Makassar: Pustaka Refleksi.

Kadir, Harun. 1977. "Aspek Megalitik di Toraja''. Dalam Pertemuan Ilmiah Arkeologi I. hlm. 87-97. Jakarta: Puslit Arkenas.

Sandarupa, Stanislaus. (2010). "Rahasia Penguburan Bayi Toraja ke dalam Pohon". Makassar: Fakultas Sastra, Unhas.

Tangdilintin, L.T. (1978). Tongkonan Struktur Seni dan Konstruksi. Tana Toraja: Yayasan Lepongan Bulan.

Tangdilintin, L.T. (1980). Toraja dan Kebudayaannya. Tana Toraja: Yayasan Lepongan Bulan.




DOI: http://dx.doi.org/10.24832/wln.v13i2.267
Article Metrics

Abstract views: 117 | PDF views: 80 | Total views: 197

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



WALENNAE INDEXED BY:

                            


Copyright and design by WalennaE © 2017 (e-ISSN 2580-121X ; p-ISSN 1411-0571). Powered by OJS

            

 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.