BENTENG KOLONIAL BELANDA DI BALANGNIPA KABUPATEN SINJAI

Authors

  • nfn Muhaeminah Balai Arkeologi Sulawesi Selatan
DOI     10.24832/wln.v11i1.203

Keywords:

Serpih, Megalitik, Tinco dan Budaya

Abstract

Before the arriving of the colonial. The fort of Balangnipa is built from the shell, Brick, in the ford it wasn't found the artefact. Such as the fort that was used by the kingdom of Tellung Limpoe by the colonial then the design of ford was changed with Europe design. The artefact, such as. Cur­rency, ceramics, that can be known from Sinjai it has been communicated with the bussinesman from China and Europe. And even both ever colonize the Sinjai area. It indicated that eventrough Sinjai is rather small but it has many potency.


Sebelum kedatangan kolonial, Benteng Balangnipa dibangun dari kerang, dan bata. Di sekitar benteng tidak ditemukan sama sekali artefak, seperti benteng yang digunakan oleh kerajaan Tellung Limpoe oleh kolonial maka desain benteng diubah dengan desain Eropa. Artefak seperti mata uang, keramik, yang bisa diketahui dari Sinjai itu telah dikomunikasikan dengan pedagang dari Cina dan Eropa. Dan bahkan keduanya pernah menjajah wilayah Sinjai. Ini menunjukkan bahwa peristiwa melalui Sinjai agak kecil tetapi memiliki banyak potensi.


References

Abbas, Novida, 1996 Penempatan Benteng Kolonial di kota-kota Abad XVII -XIX di Jaiua Tengah. Makalah EHPA Ujung Pandang, (Belum terbit)

Abdullad, Hamid, 1983/1984. "Peranan Militer Bugis Pada Abad XVIII di Semenanjung". Analisis Kebudayaan Th. IV No. 2. Jakarta: Depdikbud.

Djubiantono, Tony dan Naniek Harkantiningsih 2005. "Persebaran Benteng Kota Pelabuhan Pre Modern di Nusantara: Penelitian Arkeologi". Dalam Simposium Internasional Benteng Kota Pelabuhan Pre Modern. Jepang: Fukuoka.

Hadimulyono, dkk. 1979. Sejarah Kuna Sulazvesi Selatan, Ujung Pandang: Suaka Peninggalan Sejarah dan Purbakala Sulawesi Selatan.

Kallupa, Bahru, 1994. Taman Purbakala Batu Pake Gojeng Kab. Sinjai Sulawesi Selatan, Proyek Pemugaran dan Pemeliharaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala.

Masdoeki, dkk. 1996. Benteng Ujung Pandang (Fort Roterdam). Direktorat Jendral Kebudayaan Depdikbud, SPSP Sulawesi Selatan dan Tenggara, Ujung Pandang.

Masdoeki, dkk. 1985/1986. "Studi Kelayakan Benteng Balangnipa di Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan". Proyek Pemugaran dan Pemeliharaan Peninggalan Sejarah dan Purbakala, Depdikbud, Ujung Pandang (Tidak terbit).

Masdoeki, dkk. 1995. Kabupaten Sinjai Dalam Angka 1995. Kerjasama Kantor Statistik dan Kantor Bappeda Tk. II Sinjai.

Pabuttei, Aminah, 1975. Benteng Ujung Pandang, Kantor Cabang II Lembaga Sejarah dan Antropolgi Ujung Pandang.

Paeni, Mukhlis. 2007. "Somba Opu Pusat

How to Cite

Muhaeminah, nfn. BENTENG KOLONIAL BELANDA DI BALANGNIPA KABUPATEN SINJAI. WALENNAE: Jurnal Arkeologi Sulawesi Selatan Dan Tenggara, 11(1), 51–64. https://doi.org/10.24832/wln.v11i1.203

Issue

Section

Articles

Most read articles by the same author(s)

1 2 > >>