KEHIDUPAN PRASEJARAH DI WILAYAH JENEPONTO, SULAWESI SELATAN: IDENTIFIKASI BERDASARKAN ARTEFAK LITIK (ALAT BATU)

Budianto Hakim

Abstract


The set of findings splinter-bar in South Sulawesi are usually associated with human pres­ence with a custom sapiens living in a niche or cave and rock painting traditions developed (rock art). This sapiens human groups are also expected to expand its territory to areas acupation open field by the river. Although until now there has been no evidence of human stone tool industry supporters in Jeneponto, but with the discovery of stone tools is wide­spread in the region are strong evidence of prehistoric human presence in this region during a given. 


Himpunan temuan sempalan-bar di Sulawesi Selatan biasanya dikaitkan dengan kehadiran manusia sapiens yang hidup di ceruk atau gua dan tradisi lukisan batu yang dikembangkan (seni cadas). Kelompok manusia sapiens ini juga diharapkan memperluas wilayahnya ke daerah-daerah akupasi lapangan terbuka di tepi sungai. Meskipun hingga saat ini belum ada bukti pendukung industri alat batu manusia di Jeneponto, tetapi dengan ditemukannya alat-alat batu yang tersebar luas di wilayah tersebut merupakan bukti kuat keberadaan manusia prasejarah di wilayah ini selama diberikan.


Keywords


Alat batu, lingkungan, manusia

Full Text:

PDF

References


Anonim. 2006. Profil Daerah Kabupaten Jeneponto. Pemerintah Kabupaten Jeneponto.

Anonim. 2007. Jeneponto Dalam Angka 2007. Katalog BPS: 1403.7304. Badan Pusat Statistik Kabupaten Jeneponto.

Asikin, Indah. 1997-1998. "Teknologi Alat Batu dan Konteksnya pada Pemukiman Gua Gunung Watangan". PIA VII. Jakarta: Proyek Penelitian Arkeologi.

Bellwood, Peter. 1993. Crossing the Wallace Line with Style. In M. Springs, D.E.Yen W.Ambrose, R.Jones, A.Thomas, and A. An¬drew (eds), A community of cultures, the people and prehistory of the Pacific, pp. 152-163

Bellwood, Peter. 2000. Prasejarah Kepulauan Indo-Malaysia. Edisi Revisi. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Balar Makassar. 2003. "Laporan Penelitian Situs Wessae", Barru. Tidak terbit. Balar Makassar.

Driwantoro, Dubel. 2006. "Teknologi Alat Batu". Pemukiman di Indonesia Perspektif Arkeologi. Badan Pengembangan Sumberdaya Kebudayaan. Departemen Kebudayaan dan Pariwisata.

Deetz James. 1967. Invitation to Archaeology. New York: the Natural History Press.

Glover, I.G. 1973. "Late Stone Age Tradition in Southeast Asia". First International Conference at South-East Asian Archaeology. London Gerald Duckworth & Co. Ltd.

Simanjuntak, Truman. 1996. "Laporan Penelitian Song Keplek". Jakarta: Bidang Prasejarah Pusat Penelitian Arkeologi.

Simanjuntak, Truman, (editor). 2008. Austronesian in Sulawesi. Jakarta: Center for prehistoric and Austronesian Studies.




DOI: http://dx.doi.org/10.24832/wln.v12i2.234
Article Metrics

Abstract views: 79 | PDF views: 67 | Total views: 146

Refbacks

  • There are currently no refbacks.



WALENNAE INDEXED BY:

                              


Copyright and design by WalennaE © 2017 (e-ISSN 2580-121X ; p-ISSN 1411-0571). Powered by OJS

            

 This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.