PERANAN TOSORA SEBAGAI PUSAT PEMERINTAHAN KERAJAAN WAJO ABAD XVI-XIX

Authors

  • Akin Duli Jurusan Arkeologi, Fakultas Ilmu Budaya, Universitas Hasanuddin
DOI     10.24832/wln.v12i2.237

Keywords:

lingkungan, megalitik, sakral, profan

Abstract

The ruins of various building of Tosora site from the past is a silence witness of the glorious and decline story of the Kingdom of Wajo at the 16 to 19 century, which can be seen and observed at the present time.  These building consist of Mosque, Mushallah, Gaddong, Tombs, Forts, Ancient Well, Port, Canon and others artefacts such as ceramics, earthenware, metal-items and other. Based by that evidence of remaining items of the past which widely scattered within the Tosora site and its surrounding area, it can be referred as the witness of how the role of Tosora in the past time, as the center of government of the Kingdom of Wajo. Tosora was selected as the capital city of the Kingdom of Wajo due to its strategic location.


Runtuhan bangunan situs Tosora dari masa lalu adalah saksi bisu dari kisah kejayaan dan kemunduran Kerajaan Wajo pada abad 16 hingga 19, peninggalan yang dapat diamati pada saat ini yaitu bangunan Masjid, Mushallah, Gaddong, Makam, Benteng, Sumur Kuno, Pelabuhan, Canon dan artefak lainnya seperti keramik, gerabah, logam dan lainnya. Berdasarkan artefak yang ditemukan dapat dijadikan bukti peran Tosora di masa lalu yaitu sebagai pusat pemerintahan Kerajaan Wajo, Tosora terpilih sebagai ibu kota Kerajaan Wajo karena lokasinya yang strategis.

References

Duli, Akin. 1988. "Peninggalan Arkeologi di Tosora". Skripsi. Fakultas Sastra Unhas.

Hadimulyono. 1980. "Beberapa Catatan Tentang Perdagangan Keramik Cina Pada abad XVI - XVII di In¬donesia". PIA II. Jakarta: Puslitarkenas.

Hadimulyono, dkk. 1985. "Studi Kelayakan Bekas Ibu Kota Kerajaan Wajo (Abad XVII) di Tosora, Kabupaten Wajo Sulawesi Selatan". Ujung Pandang: SPSP Sulselra (tidak terbit).

Hamris. 1990. "Bentuk Nisan Kompleks Makam Raja-Raja Wajo di Tosora". Skripsi. Fakultas Sastra Unhas.

Kallupa, Bahru. 1987. "Laporan Ekskavasi Penyelamatan di Desa Tosora Kecamatan Majauleng Kabupaten Wajo". Ujung Pandang: SPSP Sulselra. (Tidak Terbit).

Mattulada. 1982. Menyusuri Jejak Kehadiran Makassar dalam Sejarah. Ujung Pandang: Bhakti Baru.

Patunru, A.R. Daeng. 1983. Sejarah Wajo. Ujung Pandang: Yayasan Keb. Sulselra.

Tobing, Ph. O. L. 1961. Hukum Pelayaran dan Perdagangan Amanagappa. Makassar: Yayasan Kebudayaan Sulselra.

Uka Tjandrasasmita. 1977. "Jaman Pertumbuhan dan Perkembangan Kerajaan Islam di Indonesia". Sejarah Nasional Indo¬nesia. Jld. III. Jakarta: Balai Pustaka.

Zainal, Abidin Farid A. 1985. Wajo abad XV - XVII Suatu Penggalian Sejarah Terpendam Sulawesi Selatan dari Lontara. Bandung: Alumni.

How to Cite

Duli, A. (1). PERANAN TOSORA SEBAGAI PUSAT PEMERINTAHAN KERAJAAN WAJO ABAD XVI-XIX. WALENNAE: Jurnal Arkeologi Sulawesi Selatan Dan Tenggara, 12(2), 143-158. https://doi.org/10.24832/wln.v12i2.237

Issue

Section

Articles